Sebanyak 12 item atau buku ditemukan

20 Catatan Besar Piala Emas

1. Pada babak kualifikasi Piala Dunia 1954, penentuan pemenang pertandingan antara Spanyol dan Turki ditentukan oleh seorang anak bernama Luigi Franco Gemma. Anak salah satu pekerja stadion ini dipilih untuk mengambil salah satu bola undian yang bertuliskan nama dua negara tadi. Lantas yang terpilih memenangi pertandingan adalah Turki. 2. Piala Dunia 1950, kali terakhir Brazil berlaga menggunakan jersey warna putih. Warna tersebut dianggap kurang memberikan semangat dan keceriaan, yang menjadi gaya hidup masyarakat Brazil, di atas lapangan hijau. 3. Tim Prancis 1978 harus meminjam jersey milik klub lokal, Atletico Kimberley, yang berwarna hijau strip vertikal putih pada waktu melawan Hungaria. Hal ini karena kedua tim hanya membawa jersey cadangan yang sama-sama berwarna putih. Les Blues akhirnya harus menggunakan jersey yang tidak mencerminkan jati diri mereka. Untungnya jersey tersebut tidak membawa kesialan karena tim Ayam Jantan Prancis berhasil menaklukkan kesebelasan Magyar Hungaria dengan skor 3-1. *** Selalu ada cerita menarik tentang bola. Kemenangan dan kekalahan tak bisa diprediksi pasti dan cerita yang terjadi di lapangan bergulir dengan penuh kejutan. 20 Catatan Besar Piala Emas mengupas sejarah, fakta, dan mitos seputar perhelatan akbar piala dunia mulai dari 1930 hingga perhelatan ke-20 di tahun ini. Temukan banyak cerita menarik seputar supremasi sepak bola antar-negara yang belum kita ketahui. -GagasMedia-

Kemenangan dan kekalahan tak bisa diprediksi pasti dan cerita yang terjadi di lapangan bergulir dengan penuh kejutan. 20 Catatan Besar Piala Emas mengupas sejarah, fakta, dan mitos seputar perhelatan akbar piala dunia mulai dari 1930 hingga ...

Why Not? Remaja Doyan Filsafat

Ngomongin Islam, Budaya Pop, dan Gen-X

Menyenangkan! Itu adalah kata kunci yang paling tepat untuk mengunyah semua isi buku ini dengan lahap. Dengan gaya bahaya yang lugas dan menggoda, kita bisa menemukan segerombolan masalah yang asyik dibaca, dan penting. Jika selama ini kamu merasa tidak menemukan jawaban terhadap masalah-masalah paling pribadi - dan dalam bahasa kerennya filosofis- kamu bisa menemukannya di sini. Emm... emang bisa, Remaja Doyan Filsafat? Hei, Why Not Buku ini berbicara seputar budaya pop, musik, film, sastra, filsafat, dan Islam, serta keberadaan generasi gaul masa kini. Semua ditulis dengan bahasa yang akrab dan populer. Helvy Tiana Rosa (Ketua FLP, dan Anggota Dewan Kesenian Jakarta) [Mizan, DAR Mizan, Referensi, Sosial, Budaya]

Ngomongin Islam, Budaya Pop, dan Gen-X Ekky Al-Malaky. 2. Begaul, Syarat
Mutlak Peminat Sastra Dakwah Memang, dibandingkan lahan politik dan
pendidikan, ladang dakwah di bidang kebudayaan masih kering. Masih banyak
yang ...