Extending the pragma-dialectical theory of argumentation
In Strategic Maneuvering in Argumentative Discourse, Frans H. van Eemeren brings together the dialectical and the rhetorical dimensions of argumentation by introducing the concept of strategic maneuvering. Strategic maneuvering refers to the arguer’s continual efforts to reconcile aiming for effectiveness with being reasonable. It takes place in all stages of argumentative discourse and manifests itself simultaneously in the choices that are made from the topical potential available at a particular stage, in adaptation to audience demand, and in the use of specific presentational devices. Strategic maneuvering derails when in the specific context in which the discourse takes place a rule for critical discussion has been violated, so that a fallacy has been committed. Van Eemeren makes clear that extending the pragma-dialectical approach to argumentation by taking account of strategic maneuvering leads to a richer and more precise method for analyzing and evaluating argumentative discourse.
When cancer struck again, hitting Peter this time, I decided to complete the
project in the way we had envisaged, writing in conclusion the monograph on
strategic maneuvering in argumentative discourse we had in mind. Peter
Houtlosser ...
Kitab Bulughul Maram memuat hampir 1600 buah hadits. Di setiap akhir hadits yang dimuat dalam Bulughul Maram, Ibnu Hajar menyebutkan siapa perawi hadits asalnya. Bulughul Maram memasukkah hadits-hadits yang berasal dari sumber-sumber utama seperti sahih al-Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan at-Tarmidzi, Sunan an-Nasa'i, Sunan Ibnu Majah, dan Musnad Ahmad dan selainnya. Kitab Bulughul Maram memiliki keutamaan yang istimewa karena seluruh hadits yang termuat di dalamnya kemudian menjadi pondasi landasan fikih dalam mazhab Syafi'i. Selain menyebutkan asal muasal hadits-hadits yang termuat di dalamnya, penyusun juga memasukkan perbandingan antara beberapa riwayat hadits lainnya yang datang dari jalur lain. Karena keistimewaan ini, Bulughul Maram hingga kini tetp menjadi kitab rujukan hadits yang dipakai secara luas tanpa mempedulikan mazhab fikihnya.
Bulughul Maram atau Bulugh al-Maram min Adillat al-Ahkam, disusun oleh AlHafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani (773 H - 852 H). Kitab ini merupakan kitab hadits tematik yang memuat hadits-hadits yang dijadikan sumber pengambilan hukum fikih ...
Hal ini akan meningkatkan pen- dapatan masyarakat dan juga akan
menciptakan permintaan (to creat demand) terhadap berbagai barang atau jasa
yang di hasilkan wilayah ini, maupun barang atau jasa yang berasal dari luar
wilayah. Selanjutnya melalui pengembangan keter- pautan (interlinkages)
berbagai pasar (pasar komoditas, pasar kredit, pasar tenaga kerja dan pasar
ansuransi) maka secara ekonomi diharapkan akan meningkatkan pendapatan
total Kabupaten Grobogan.
stitution), yang hidup di tengah masyarakat (dengan segala nilai, norma, dan
dinamikanya), dan berinteraksi dengan ... (c) hubungan-hubungan personal
individu khalayak dengan media, (d) dampak (impact) media terhadap masyarakat ...